Fanny Ketum YGANN apresiasi BNN gagalkan 2,6 Ton Sabu cair di Kepri

Ketua Umum Yayasan GANN (Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara) Nurfrafyanti Fanny, SH menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) dan seluruh aparat penegak hukum atas keberhasilan menggagalkan kapal hantu menyelundupan sabu cair (metamfetamin) seberat 2,6 ton di jalur laut perairan Kepulauan Riau 9 ABK di amankan.

Diketahui sebelumnya juga BNN telah menggagalkan penyelundupan di perairan Riau kapal membawa zat psikotropika ketamin seberat 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton, Sebanyak delapan awak kapal berkewarganegaraan asing diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Fanny menyampaikan pengungkapan tersebut patut di apresiasi setinggi-tingginya, ini membuktikan bahwa aparat negara dengan seluruh instrumen nya terus memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk narkotika, khususnya wilayah perbatasan dan perairan yang kerap menjadi pintu masuk jaringan sindikat narkotika internasional

Fanny menilai keberhasilan aparat menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar patut di berikan apresiasi dan penghargaan dari komponen masyarakat sebagai bentuk dukungan kuat. Ini merupakan langkah strategis dalam melindungi masyarakat dan generasi muda Indonesia.

Sosok Fanny sendiri adalah penerima penghargaan tertinggi dari BNN RI pada gelar peringatan HANI 2022 sebagai lembaga komponen masyarakat yang konsisten dan berkesinambungan dalam upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan bahaya narkoba, Fanny menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dan jajaran BNN berikut juga seluruh instrumen negara yang terlibat dalam operasi pengungkapan 2,6 Ton metamfetamin dan sebelumnya 1,3 ton ketamin, tentu ini adalah prestasi besar yang menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga berjalan dan negara hadir secara konkret tidak main-main dalam upaya pemberantasan narkotika untuk melindungi masyarakat dari ancaman peredaran zat-zat berbahaya.

kami tentunya akan selalu memberikan aksi dukungan kepada negara dan seluruh aparat penegak hukum agar
semakin memperkuat komitmen nasional untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari ancaman narkoba dan menciptakan generasi muda yang sehat, produktif serta berprestasi untuk bangsa.

Tidak lupa juga kami mengapresiasi yang luar biasa kepada Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri yang pada waktu yang relatif beringingan melakukan sikap tegas di tempat hiburan malam Pulau Batam yang notabene menjadi tempat peredaran narkoba secara masiv” tegas Fanny
Jakarta, Senin (24/8/2026).